Search
  • Foodizz CorCom Team

Dikupas Tuntas! WOW Strategy untuk Membangun & Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi & New Normal



Bandung, 2 November 2021, Foodizz dan Pegadaian menggelar webinar pertama dalam rangkaian webinar “Edukasi Bisnis Kuliner: 1 Juta Jadi Pengusaha”, yang kali ini mengangkat tema “Membangun & Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi & New Normal dengan WOW Strategy”. Webinar yang dilaksanakan pada pk. 18.30 – 20.30 WIB ini sekaligus menjadi penyemangat bagi para calon pebisnis kuliner dan pebisnis kuliner pemuala yang memiliki keraguan untuk memulai berbisnis kuliner di tengah kondisi pandemik seperti saat ini. Dalam kesempatan ini, webinar mengajak para calon pebisnis untuk menangkap peluang-peluang yang nyata seiring munculnya banyak praktik bisnis baru yang justru menarik untuk digarap bahkan oleh pemula sekalipun. Webinar dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang dan menghadirkan 2 narasumber, yakni Rex Marindo (Founder & CEO Foodizz) dan Buyung Purwanto (Assistant Vice President PT. Pegadaian).


Seperti tema yang diusungnya, bahasan webinar berfokus pada cara-cara yang tak biasa (WOW Strategy) dalam mendirikan & mempertahankan bisnis. Hal ini penting untuk menjadi bekal pengetahuan para peserta webinar, bahwa efek pasca-pandemi telah mengubah perilaku pasar daripada sebelumnya dan oleh karena itu, pendekatan strategi yang harus diambil juga tak bisa lagi bersandar pada cara-cara lama. Eksplorasi cara-cara yang WOW dengan kreativitas dan inovasi menjadi kunci sukses bisnis di tengah krisis.


Rex Marindo menggarisbawahi pentingnya WOW Strategy untuk menciptakan traffic konsumen yang masif di awal bisnis sehingga bisa menghemat banyak biaya-biaya ke depannya. Tentu ini tidak cukup dilakukan hanya di awal saja, perlu perencanaan yang matang dan eksekusi yang cakap untuk mempertahankan traffic ini tetap tinggi di hari-hari berikutnya. Cara menciptakan strategi yang WOW pun ternyata tak serumit yang banyak orang bayangkan. Rex memberikan beberapa bocoran bahwa WOW effect bisa diciptakan dari: (1) produk itu sendiri, karena produk bukan hanya tentang apa (what to serve), namun juga bagaimana menyajikannya (how to serve), (2) kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL), promosi yang bombastis, (4) kemasan produk, (5) extreme pricing/penetapan harga yang ekstrem, (6) lokasi yang menakjubkan, dan (7) cerita besar di balik bisnis yang dirintis. “Tujuan dari penciptaan WOW effect ini pada dasarnya untuk membuat bisnis menjadi lebih unik dari berbagai sudut pandang: lebih ekstrim, lebih besar, lebih murah, dan lebih lainnya sehingga menarik siapapun untuk mencoba dan terus membelinya lagi,” ujarnya sembari memberi penekanan.


Bahasan webinar semakin lengkap saat Buyung Purwanto menjabarkan bahwa mendirikan usaha serta mempertahankannya di tengah masa pandemi & new normal sangatlah memungkinkan dengan ragam produk keuangan yang tersedia di Pegadaian. Salah satu produk unggulannya adalah Gadai Umi (Ultra Mikro) yang menjanjikan kemudahan (jaminan beragam & pembayaran yang multi-channel), keterjangkauan (bisa pinjam dari 1 juta hingga 10 juta rupiah), kenyamanan (diberikan pendampingan), dan keamanan (di pengawasan OJK). Hal ini patut diketahui untuk melindungi masyarakat dari sumber-sumber pinjaman keuangan yang tidak menjamin keamanan. Seperti ditekankan oleh Buyung, “Sekarang ini banyak lembaga keuangan tanpa legalitas yang jelas dengan cara kerja yang melibatkan teror dan intimidasi kepada peminjam, ada juga pencairan tanpa persetujuan, hingga penyebaran identitas peminjam yang ujungnya membuat keresahan. Di Pegadaian yang terdaftar di OJK, semuanya aman, produk jaminan aman karena diasuransikan, dan pembayarannya mudah bisa dilakukan di mana saja.”


Webinar ini adalah persembahan dari Foodizz bekerja sama dengan PT. Pegadaian, dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia dalam rangka menciptakan lebih banyak pengusaha baru di sektor kuliner tanah air yang akan berdampak besar pada pertumbuhan perekonomian nasional.


PT Pegadaian (Persero), perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berstatus perusahaan perseroan yang melakukan bisnis sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 31/POJK.05/2016. “Dalam POJK 31 tahun 2016 tersebut dinyatakan bahwa pengertian Usaha Pergadaian adalah segala usaha menyangkut pemberian pinjaman dengan jaminan barang bergerak, jasa titipan, jasa taksiran, dan/atau jasa lainnya, termasuk yang diselenggarakan berdasarkan prinsip syariah”, jelas Amoeng. Bisnis utama Pegadaian adalah pemberian pinjaman dengan jaminan barang bergerak baik secara konvensional maupun syariah. Sedangkan bisnis pendukungnya meliputi pembiayaan usaha mikro, cicilan dan tabungan emas, cicilan kendaraan bermotor, pembiayaan haji dan wisata syariah, serta beraneka jasa lain seperti pengiriman uang, multi pembayaran online, jasa taksiran, jasa titipan, sertifikasi batu permata, dan safe deposit box.


Download Press Release disini:

PRESS RELEASE - Dikupas Tuntas! WOW Strategy untuk Membangun & Mempertahankan Bisnis di Te
.
Download • 328KB

10 views0 comments